Agamaku tetap Islam kok

18.45 0 Comments A+ a-

Sore hari sekitar pukul 16.30 WIB ku tancap gas motor menuju kerumah kawan, ya karena pas temanya adalah Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1436H. Sekitar 10 menit saya sampai dan kebetulan lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal saya sekarang, akhirnya perbincangan dimulai yang ku awali dengan mengucap Minal Aidzin mohon maaf ya bla bla bla...

Indonesia boleh dibilang memang benar-benar Bhineka Tunggal Ika karena banyak budaya, tradisi dan agama. Seketika itu perbincangan mulai mengarah pada proses perjodohan kawan sebut saja namanya fachrudin untuk kawan laki-laki sedangkan yang perempuan sebut saja zaza (yang ngerasa slow ya hehehe). Islam adalah agamaku dan kepercayaan yang sampai detik ini masih saya anut dan yakini sampai nanti, pasti kalian sudah hafal bahkan diluar kepala kalau ada dua organisasi islam terbesar di negara ini yang tak perlu saya sebutkan namanya khawatir nanti kena tilang hehe ups kayak naik motor saja kena tilang :-)

Alhamdulillah proses perjodohan sampai artikel ini saya tulis masih berlangsung dan boleh dibilang tahap akhir dan semoga memang benar-benar jadi jodoh amin..... alhamdulillah yang berikutnya kedua kawan saya baik laki maupun perempuan satu golongan sehingga insya allah tidak terjadi kendala, cuman ada hal yang membuat saya tergelitik hingga artikel ini saya buat dan posting.

Sejak zaman dahulu memang agamaku ini banyak sekali golongan bahkan ada beberapa ayat pun menerangkan spesifik tentang golongan, namun ada hal yang membuat saya pribadi sedikit kecewa dengan perbedaan golongan tersebut kadang membuat hidup bebas ini menjadi didalam penjara yang tak kasat mata. Banyak perdebatan dan bahasan yang mengklaim bahwa golongan "aku" yang benar dengan menunjukkan senjata dalil masing-masing. Padahal ketika saya pelajari dan amati toh sama saja berikut kesamaannya
  • sama-sama meyakini dan mengimani rukun iman serta rukun islam
  • yang terpenting sama-sama sholat dan menyembah Allah SWT
memang benar tidak ada perbedaan pada pondasi dasar, namun letak perbedaannya hanyalah pada cara melakukan dan menyikapi sesuatu NAMUN pada intinya tetap menyembah Allah SWT dan Islam benerkan? bagaimana menurut pendapat kalian??? oh ya jangan lupa doakan kedua teman saya ya hehehehe

semoga tulisan ini menjadi pembuka batasan agar tetap berfikir positif dan bijaksana