PAKU

09.31 7 Comments A+ a-


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku dip agar belakang setiap kali dia marah….
Hari pertama anak itu telah memakukan lebih dari 48 paku ke pagar setiap kali dia marah…..lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan sebuah paku di pagar
Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bias mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal itu kepada Ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu Ayahnya bahwa semua paku terlah tercabut olehnya. Lalu sang Ayah menuntun anaknya ke pagar. Sambil berkata “Hmm,kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang dip agar ini…pagar ini tidak akan PERNAH bisa sama seperti sebelumnya. “ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan BEKAS seperti lubang ini….di hati orang lain
Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu…..Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, LUKA itu akan tetap ada….dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik………”
Pelajaran kali ini aku perembahkan untuk DIRIKU sendiri sobat….karena saya SADAR kalau diri ini masih belum bisa control emosi dengan baik…..semoga sahabat-sahabat bisa belajar dari kisah ini. Dan silahkan tinggalkan komentar kalau kisah ini sangat menarik untuk dipahami dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

7 komentar

Write komentar
Re's Japan
AUTHOR
Minggu, Mei 16, 2010 9:02:00 AM delete

keereen.. :) bener jga ya, lubang nya g bkalan bisa balik ky semula :(

Reply
avatar
cucu
AUTHOR
Minggu, Mei 16, 2010 10:36:00 AM delete

kk,, postingannya sangat bagus..
boleh gak cucu repost nih,, 'n share ke kawan2?? boleh ya..
bagus nih,, bikin :nangis.. karena merasa punya banyak salah..

Reply
avatar
Minggu, Mei 16, 2010 2:44:00 PM delete

Suatu pelajaran yang berharga shob, jangan melukai perasaan orang lain... karen akan selalu membekas..

Reply
avatar
aguestri
AUTHOR
Senin, Mei 17, 2010 6:26:00 AM delete

Wah mak nyuss ceritanya
mantap sob lanjutkan
:)

Reply
avatar
Masda
AUTHOR
Senin, Mei 17, 2010 4:29:00 PM delete

Sebuah pelajaran yang sangat berharga...

Reply
avatar
ADMIN
AUTHOR
Jumat, Desember 16, 2011 8:51:00 AM delete

Terima kasih semuanya....
mari sama-sama belajar untuk mengenal diri secara dalam

Reply
avatar